BUKU KUMPULAN ESAI & PUISI : NEGERI DI DALAM AWAN

Tinggalkan komentar

BUKU KUMPULAN ESAI & PUISI : NEGERI DI DALAM AWAN

Kemiskinan Mereka

Yusran Lapananda

Atas kesulitan rakyat dan kesulitan ASN
Tak butuh telinga untuk mendengarnya
Atas kesengsaraan rakyat dan kesengsaraan ASN
Tak butuh mata untuk melihatnya

Atas kesusahan rakyat dan kesusahan ASN
Tak butuh hidung untuk menciumnya

Atas penderitaan rakyat dan penderitaan ASN
Tak butuh mulut untuk merasanya
Atas kemelaratan rakyat dan kemelaratan ASN
Tak butuh tangan untuk merabanya

Atas kemiskinan rakyat dan kemiskinan ASN
Tak butuh otak untuk memikirkannya

Atas semuanya hanyalah mainan retorika
Atas semuanya hanyalah mainan riset
Atas semuanya hanyalah mainan data
Atas semuanya hanyalah mainan kebijakan

Solusi terpenting pada cipta, rasa dan karsa

Indonesia, 7 Agustus 2018

Iklan

KEPEMIMPINAN DALAM BIROKRASI, DI INDONESIAKU KEMARIN, KINI DAN ESOK

Tinggalkan komentar

PUISI

KEPEMIMPINAN DALAM BIROKRASI, DI INDONESIAKU KEMARIN, KINI DAN ESOK
YUSRAN LAPANANDA, SH., MH.

Siluet Sholat

Kemarin……….
Kehidupan kita penuh tawa dan canda,
walaupun itu karena keterpaksaan kekuasaan
dengan simbol loyalitas dan nyamannya jabatan……..
walaupun sedikit munafik dan kepura-puraan

Kini……….
Kehidupan kita penuh caci dan maki,
yang didorong oleh ambisi, harta, sanjungan, pencarian eksistensi diri,
dan keterpaksaan untuk pembuatan sejarah……….
walapun memuakkan dan memalukan

Kemarin……….
Kehidupan kita dihiasi dengan nilai-nilai moral dan menjunjung nilai-nilai agama
demi meraih simpati penguasa dan bertahan pada jabatan dengan berpijak
pada kebenaran semu…….
walaupun sedikit bermuka dua dan mengorbankan harga diri

Kini……….
Kehidupan kita setelah dikukuhkan oleh nilai-nilai moral dan agama yang sempurna
malahan kita jadi pendusta dengan ornamen fitnah, kemunafikan, kecemburuan, bermuka dua dan pemufakatan jahat demi cita-cita dan ambisi suatu jabatan tertentu………
walaupun dengan intrik tersembunyi sedikit balas dendam

Kemarin……….
Kehidupan kita bagaikan taman yang sejuk nan luas seluas ambisi memperkaya diri sendiri………..,
Kehidupan kita bagaikan pegunungan yang tinggi setinggi ambisi kehidupan untuk mengejar jabatan orang lain……….,
Sesekali terdengar kicauan burung-burung seperti kicauan mereka yang bermuka dua………, Terasa tiupan angin sepoi-sepoi seperti hembusan cerita fitnah yang mulai merambah dan terasa diantara mereka………,
Terlihat dan terasa mentari dan rembulan bersahaja dan bersahabat…………seperti kecemburuan yang dibalut dengan persahabatan……….
Terlihat air jernih mengalir melintasi sungai, sejernih ide dan pikiran mereka-mereka yang tak berdosa………

Kini……….
Kehidupan kita dihuni dan dikelilingi oleh para pencari muka, para pemburu harta karun, para penghianat, para pendusta, para pengingkar kebenaran, para pengingkar nilai-nilai moral, penculik kekuasaan, para pencari jabatan, para ahli fitnah, pemburu eksistensi diri, mereka bermuka dua dengan kepura-puraan, penikmat kecemburuan, para ambisius…….bahkan para ahli nuzum………

Kemarin……….dan kini…………..
Kehidupan kita butuh……….
Kepemimipinan yang pelindung dan mengayomi……….
Kepemimipinan yang pemutus kebenaran dan pemutus berkeadilan……….
Kepemimipinan yang kharismatis……….
Kepemimpinan yang bukan pencetus dan membiarkan konflik……….
Kepemimpinan yang bukan ambisius pada pencitraan………
Kepemimpinan yang bukan pemutus ketidakpastian………
Kepemimpinan yang bukan penumpuk harta karun………

Esok………
Kehidupan kita………tak tahu arahnya……dan penuh goncangan……….
sepanjang ambisi (orang dan kelompok), fitnah, cari muka, kecemburuan, kemunafikan, dusta, tinggalkan nilai-nilai moral dan agama, yang didahulukan dan diisitimewakan……..
Entahlah……..

Refleksi Penggantian Waktu

PUISI: ORANG BAIK DAN ORANG JAHAT

Tinggalkan komentar

PUISI

ORANG BAIK DAN ORANG JAHAT
YUSRAN LAPANANDA, SH., MH.

30+ Astonishing Examples of Silhouette Photography @ GenCept

Orang baik……….
Dalam bergaul atau berteman cenderung memilih dan mencari orang baik
Dalam bergaul atau berteman cenderung menjauhi orang jahat
Dalam bergaul atau berteman cenderung tak mau menasehati orang jahat
Dalam bergaul atau berteman cenderung dicuekin dan tidak dihargai oleh orang jahat

Orang jahat……….
Dalam bergaul atau berteman cenderung memilih dan mencari orang jahat
Dalam bergaul atau berteman cenderung tidak mau mendekati orang baik
Dalam bergaul atau berteman cenderung mencari kesalahan-kesalahan orang baik
Dalam bergaul atau berteman cenderung memusuhi orang baik

Alasannya……..
Karena orang jahat cenderung tidak mau jadi orang baik menurut versi orang baik
Karena orang jahat cenderung mau jadi orang baik menurut versi orang jahat
Karena orang baik cenderung tidak mau jadi orang jahat menurut versi orang baik
Karena orang baik cenderung mau menjadikan orang jahat menjadi orang baik menurut versi orang baik

Anomali………
Dalam bergaul atau berteman orang jahat cenderung memilih dan mencari orang jahat untuk menghabisi orang baik
Dalam bergaul atau berteman orang jahat cenderung memilih dan mencari orang baik untuk membenarkan kejahatannya

Simpulan………
Orang jahat berusahalah mencari teman orang baik, agar kejahatan akan berkurang oleh kebaikan orang baik
Orang baik janganlah menjauhi orang jahat, agar kebaikan orang baik menambah sedikit kebaikan orang jahat
Orang jahat dan orang baik sama-sama baik-baikan…………

%d blogger menyukai ini: