Foto Tim Probadut3Tim Kerja Rampungkan Tugasnya

Sejak disepakatinya rancangan “inovasi” Probadut (Prosedur Tepat, Berkas Lengkap, Dua Jam Cair, Tanpa Biaya/Tanpa Pungutan) untuk diajukan sebagai Proyek Perubahan oleh Yusran Lapananda, SH., MH, (Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Gorontalo) selaku reformer pada DIKLAT PIM (Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan) II yang diadakan oleh Lembaga Administrasi Negara (LAN) Makassar akhir bulan juni lalu, berbagai tahapan dan kegiatan persiapan telah dilaksanakan mulai dari pembentukan Tim Kerja, penyusunan materi, sarana dan prasarana hingga tersedianya materi, sarana dan prasarana pendukung layanan Probadut.

Setelah bekerja selama beberapa pekan, akhirnya Tim Kerja proyek perubahan Probadut yang diketuai Mathias Tangulu, SE., (Kepala Bidang Anggaran) tuntas merampungkan tugasnya, Kamis (23/7).

Yusran Lapananda SH. MH., selaku reformer beserta Tim Kerja mengadakan rapat kerja guna merampungkan hasil akhir proyek perubahan Probadut bertempat di ruang rapat Dinas PPKAD. Dalam rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam ini, telah dibahas sekaligus dievaluasi hasil pekerjaan Tim Kerja Probadut. Yusran Lapananda SH. MH., selaku reformer mengevaluasi langsung terkait perampungan materi serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung proyek perubahan Probadut diantaranya pembuatan materi dalam bentuk video visualisasi, pembuatan standar operasional dan prosedur tentang layanan Probadut, pembuatan aplikasi dan animasi layanan Probadut, pembuatan slogan, materi dialog di radio maupun tv, maskot baliho, stiker, banner dan pin Probadut hingga pembuatan iklan radio sampai dengan persiapan launching pro badut.

Yusran Lapananda, SH., MH, selaku reformer, menekankan bahwa dalam setiap pelaksanaan tahapan-tahapan kegiatan Tim Kerja dimintakan untuk senantiasa mendokumentasikan bukti-bukti pendukung seperti foto, notulen rapat, dan rekaman video serta bukti lainnya dari setiap kegiatan yang telah digelar maupun yang akan dilaksanakan ke depan yang kemudian akan dikompilasikan dalam satu bentuk atau kemasan, dari materi, sarana dan prasarana hingga pada dokumentasi.

Mathias Tangulu, SE., selaku ketua Tim Kerja menambahkan bahwa sarana dan prasarana pendukung tersebut telah selesai dikerjakan tinggal membenahi sedikit kekurangan, namun hal tersebut bukan sesuatu yang esensial. Di kesempatan yang sama, Haryanto Manan, SE., salah satu anggota dari Tim Kerja mengatakan bahwa penyajian materi baik visualisasi dan hardcopy juga telah disiapkan.