Catatan Pojok

YUSRAN LAPANANDA, SH. MH
Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah Kab. Gorontalo.

Saat itu saya mengikuti kegiatan pengelolaan keuangan daerah yang dilaksanakan oleh Kementrian Dalam Negeri di Jakarta. Seperti kebiasaan saya, setelah mengikuti kegiatan, saya menyempatkan waktu untuk mengunjungi dan membeli berbagai referensi atau buku di Toko Buku Gramedia di Kawasan Matraman atau Toko Buku Gunung Agung di Kawasan Kramat yang didanai dari “keuntungan SPPD atau Selisih Penderitaan Perjalanan Dinas”. 

Salah satu buku yang menarik dan saya beli adalah buku tulisan Sulaiman Budiman (penulis buku best seller Golden Wisdom) dengan judul “Ubah Slogan Jadi Tindakan” yang isinya seputar golden word dan kisah-kisah inspiratif yang memotivasi anda untuk melakukan tindakan dan perubahan dalam hidup. Golden word dimaksud seperti “Walaupun kita memiliki banyak hari esok, tetapi kita hanya memiliki hari ini yang bisa digunakan”; atau “Apa yang baik dari atas, teruskan ke bawah, dan apa yang tidak baik dari kiri, jangan teruskan ke kanan”; atau “Komitmen adalah berbuat sesuatu untuk mewujudkan impian anda”; atau “Pemenang selalu melakukan sesuatu secara sistematis, yang lainnya hanya slogan”; atau “Bukan slogan yang membuat perubahan, tetapi eksekusi, implementasi, dan konsistensi”; atau “Jangan sampai keyakinan anda mengalahkan kebenaran”; atau “Tuhan, jangan singkirkan gunung dihadapanku, tetapi berilah jalan dan kekuatan untuk melewatinya”. Beberapa golden word inilah yang sering dijadikan motivasi untuk melakukan tindakan untuk menyelesaikan tugas dan pekerjaan, sekaligus mengubah dan meraih untuk suatu kesuksesan.

Dari buku “Ubah Slogan Jadi Tindakan” yang saya baca ini, berbagai “slogan pengelolaan keuangan daerah” lahir, baik tercipta secara perorangan maupun secara bersama-sama dengan staf di lingkungan DPPKAD. Slogan-slogan tersebut dibuat dalam stiker, baliho, PIN maupun bentuk lainnya. Slogan tersebut antara lain; “Kabupaten Gorontalo Menuju Wajar Tanpa Pengecualian”; atau “Kabupaten Gorontalo Selamanya Wajar Tanpa Pengecualian”; atau “Apapun kegiatannya SPIP kuncinya (adopsi BPKP)”; atau “Integritas, Independensi dan Profesionalisme (adopsi BPK)”; atau “Besar kecilnya anggaran SKPD ditentukan dengan kinerja bukan dengan …….”; atau “Setiap rupiah APBD wajib dipertanggunjawabkan secara sah”; atau “Pro badut (prosedur tepat, berkas lengkap, dua jam cair, tanpa biaya/pungutan)”; atau “Anugerah Pengelolaan Keuangan Daerah”; atau “PIN Selamanya WTP”; dan slogan lainnya. Slogan-slogan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabuapten Gorontalo untuk mengelola keuangan daerah secara baik dan benar.  Slogan-slogan ini, hanyalah slogan internal pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Gorontalo.

Slogan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Keempat Balai Pustaka diterjemahkan sebagai “perkataan atau kalimat pendek yang menarik, mencolok, mudah diingat untuk menjelaskan tujuan suatu organisasi dan sebagainya. Dari terjemahan ini, maka slogan-slogan yang sengaja dibuat dan digunakan di lingkungan DPPKAD, hanyalah untuk menggugah, mengingatkan dan memberi arah kepada para pengelola keuangan daerah (pengguna anggaran/kuasa pengguna anggaran, bendahara penerimaan, bendahara pengeluaran, pengurus barang, dan pejabat penatausahaan keuangan serta pegawai di DPPKAD) untuk mengelola keuangan daerah secara baik dan benar, dan tidak membuat kesalahan/kekeliruan dalam pelaksanaan anggaran, serta tidak melakukan penyimpangan anggaran dalam pelaksanaannya. Dan memotivasi para pengelola keuangan daerah untuk turut serta bersama-sama menjaga dan mengawal pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Gorontalo yang telah beroleh penghargaan tertinggi “Opini WTP” dari BPK-RI Perwakilan Gorontalo. https://yusranlapananda.wordpress.com/ http://dppkad.gorontalokab.go.id/

Kabupaten Gorontalo Selamanya Wajar Tanpa Pengecualian